Senin, 10 Juni 2013

KEBERHASILAN KETAHANAN NASIONAL INDONESIA

Kondisi kehidupan nasional merupakan pencerminan ketahanan nasional yang mencakup aspek politik, ekonomi, ilmu pengetahuan, sosial budaya, dan pertahanan & keamanan. Kondisi ini harus ada dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat, berangsa, dan bernegara dalam Negara Republik Indonesia dengan dilandasi oleh Pancasila, UUD 1945, dan landasan wawasan Nusantara. Berikut adalah langkah-langkah untuk mencapai keberhasilan ketahanan nasional suatu bangsa. 

Aspek Ekonomi :

  •  Membuat sistem perekonomian indonesia yang dapat mengarahkan pada kemakmuran, kesejahteraan yang adil serta merata di seluruh wilayah Nusantara.
  • Ekonomi kerakyatan harus dapat menghindari dari sistem free fight liberalisme, etatisme, dan monopoli ekonomi.
  •  Pembangunan ekonomi merupakan aspek pembagian hasil pembiayaan yang harus di bagi secara adil dan merata.
  • Pemerataan pembangunan dan pemanfaatan hasilnya harus memperhatikan keseimbangan dan keserasian pembangunan antar wilayah dan antar sektor.

Aspek Sosial Budaya :

  •  Dalam kehidupan sosial budaya perlu adanya rasa saling menghargai antar budaya yang ada di tanah air serta harus melestarikan kebudayaan yang di miliki Indonesia, karena sosial budaya merupakan suatu bentuk ciri budaya indonesia yang wajib di lestarikan agar sosial budaya indonesia tidak mudah hilang dengan adanya perubahan zaman.

Aspek Ilmu Pengatahuan :

  •  Perlu adanya peningkatan pengetahuan umum yang luas dengan mengembangkan sistem pendidikan yang terprogram bagi kalangan menengah bawah serta untuk warga yang bertempat tinggal di pedesaan karena pendidikan perlu di bina sejak dini agar bisa mengkuti perkembangan zaman.
  •  Membuat suatu karya yang inovasi agar dapat merangsang pola pikir sehingga dapat bersaing secara global.
  •  Memberikan informasi secara luas baik internasional maupun nasional.
  •  Memperbaikin kualitas pelayanan pendidikan.
  • Mewujudkan rasa keinginan masyarakat dalam berbudaya IPTEK.


Aspek Politik :

  • Dalam aspek politik dalam negeri harus di buat sistem pemerintahaan yang berdasarkan hukum yang ada. Harus adanya suatu komunikasi politik antara pemerintah dan masyarakat agar dapat mengatahui respon atau timbal balik dalam kegiatan politik yang di buat pemerintah dan keinnginan dari masyarakat.
  •  Dalam aspek politik luar negeri harus meningkatkan kerjasama internasional, meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang harus dilaksanakan dengan terprogram dari sistem pendidikan, pelatihan, dan penyuluhan agar tidak tertinggal jauh dari negara lain.

Aspek Ketahanan dan Keamanan :

  • Menciptakan semangat perjuangan bangsa, memiliki sifat keuletan dan pantang menyerah dalam mencapai keberhasilan ketahanan nasional indonesia.
  • Memiliki rasa peduli dan sadar dalam memperbahurui aspek politik, ekonomi, sosial budaya, ketahanan dan keamanan nasional indonesia.
Apabila semua itu dapat dilakukan secara terprogram maka semua rakyat indonesia dapat merasakan keberhasilan ketahanan nasional.

Sumber :
Pendidikan Kewarganegaraan, Moesadin Malik. Ir.,M.Si, Jakarta, Maret 2013

http://bugisudibyo12.blogspot.com/2012/05/pengaruh-dan-keberhasilan-ketahanan.html

Asas-asas ketahanan nasional dan sifat ketahanan nasional


 ASAS-ASAS KETAHANAN NASIONAL DAN SIFAT KETAHANAN NASIONAL

Asas ketahanan nasional yang ada di Indonesia merupakan asas yang di landasi dengan nilai-nilai yang berlaku di pancasila yang telah di atur dalam UUD 1945, dengan wawasan yang tersusun berbagai macam asas seperti asas kesejahteraan dan keamanan, asas komprehensif integral atau menyeluruh terpadu, asas mawas ke dalam dan mawas ke luar, asas kekeluargaan. Sedangkan sifat-sifat ketahanan nasional, yaitu mandiri, dinamis, wibawa, konsultasi dan kerjasama.

Dalam hal tersebut dapat disimpulkan bahwa sifat dan asas ketahanan nasional dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari yang dapat dilakukan di likungan internal maupun lingkungan eksternal.
Hal tersebut dapat dijelaskan satu persatu pengertian diatas,

Asas-asas ketahanan nasional
Ø  Asas kesejahteraan dan keamanan :
kesejahteraan dan keamanan merupakan suatu pokok yang utama yang diinginkan setiap individu atau kelompok yang ingin menciptakan suatu yang dapat di nikmati secara bersama-sama tanpa menimbulkan kerugian pada pihak yang satu maupun pihak yang lain.

Ø  Asas komprehensif integral atau menyeluruh terpadu :
ketahanan nasional yang mencakup suatu aspek kehidupan berbangsa dan bernegara yang secara utuh dalam menciptakan pencapaian ketahanan nasional yang terpadu dan tersusun secara sistematis.

Ø  Asas mawas ke dalam dan mawas ke luar :
Perbedaan pada asas mawas ke dalam merupakan hakikat, sifat dan kondisi yang ada pada kehidupan nasional, sedangkan mawas ke luar merupakan suatu antisipasi serta ikut berperan dalam menghadapi dan mengatasi dampak lingkungan eksternal. Maka asas tersebut mempunyai tujuan yang sangat penting dalam kehidupan ketahanan nasional yang setiap aspek kehidupan yang saling berinteraski di lingkungan yang selalu memiliki tujuan masing-masing.

Ø  Asas kekeluargaan :
Asas yang memiliki sikap kebersamaan, saling gotong royong, keadlian, tanggung jawab, serta memiliki sikap tenggang rasa dalam bermasyarakat.

Sifat ketahanan nasional
Ø  Mandiri
Yang memiliki sifat ketahanan nasional yang mandiri dengan mempercayai kemampuan serta kekuatan yang dimiliki tanpa mudah tergoyahkan dari faktor lain, dan memiliki keuletan serta ketangguhan yang tidak mudah menyerah dalam segala hal, sehingga selalu mengandalkan diri sendiri.

Ø  Dinamis :
            Dinamis artinya ketahanan nasional tidaklah tetap, melainkan dapat meningkat ataupun menurun bergantung pada situasi dan kondisi bangsa dan negara, serta kondisi lingkungan strategisnya. Hal ini sesuai dengan hakikat dan pengertian bahwa segala sesatu di dunia ini senantiasa berubah. Oleh sebab itu, uapaya peningkatan ketahanan nasional harus senantiasa diorientasikan ke masa depan dan dinamikanya di arahkan untuk pencapaian kondisi kehidupan nasional yang lebih baik.

Ø  Wibawa :
Keberhasilan pembinaan Ketahanan Nasional Indonesia secara berlanjut dan berkesinambungan akan meningkatkan kemampuan dan kekuatan bangsa yang dapat menjadi faktor yang diperhatikan pihak lain.
Makin tinggi tingkat Ketahanan Nasional Indonesia makin tinggi pula nilai kewibawaan nasional yang berarti makin tinggi tingkat daya tangkal yang dimiliki bangsa dan negara Indonesia.

Ø  Konsultasi dan kerjasama :
Konsultasi dan kerjasama, artinya ketahanan nasional Indoneisa tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonis, tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik semata, tetapi lebih pada sifat konsultatif dan kerja sama serta saling menghargai dengan mengandalkan pada kekuatan moral dan kepribadian bangsa.

Sumber :

Pengaruh aspek ketahanan nasional pada kehidupan berbangsa dan bernegara


          Setiap bangsa pasti akan melakukan pembangunan demi mencapai menjaga kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka tidak heran jika menemui berbagai tantangan, hambatan, bahkan ancaman baik dari dalam negeri ataupun luar negeri dalam proses pembangunan tersebut.

            Ketahanan nasional merupakan suatu kondisi dinamik yang meliputi seluruh aspek kehidupan naional yang terintegrasi untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, hambatan, dan ancaman yang berpotensi merusak integritas dan kelangsungan hidup bangsa dan negara.

            Pengaruh aspek ketahanan nasional terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara yakni tercapainya tatanan kehidupan masyarakat yang makmur serta tercapainya hubungan yang saling mendukung dari berbagai aspek dalam kehidupan nasional, baik aspek yang bersifat dinamis (berkaitan dengan sosial seperti aspek ideologi, politik, sosial budaya, dan pertahanan & keamanan) ataupun statis (berkaitan dengan alam yakni aspek geografi, kependudukan, dan sumber daya alam). Maka ketahanan nasional yang baik akan terlihat pada aspek-aspek tersebut sudah bisa saling mendukung dalam mencapai tujuan nasional.

       Jadi dalam ketahanan nasional, mengandung arti bahwa suatu bangsa harus memiliki dan mengembangkan ketangguhan dalam arti bisa bertahan, kuat saat menderita dan mampu menanggulangi beban yang dihadapi. Contoh sederhana yaitu suatu negara yang tetap tegar dalam menghadapi bencana alam besar di negaranya, dan berusaha bangkit untuk membenahi serta menanggulangi bencana tersebut, guna menjaga kelangsungan hidup bangsanya. Jadi tidak hanya menunggu bantuan dari luar, tapi langsung bergerak cepat untuk menyelamatkan warganya.  

Sumber : Buku pokok-pokok materi pendidikan kewarganegaraan. Moesadim Malik. Ir., M.Si, Jakarta, maret 2013

KETAHANAN NASIONAL INDONESIA



Ketahanan nasional indonesia merupakan suatu wujud yang yang dinamika, karena semua masyarakat mempunyai hak dan kewajiban dalam mempertahankan ketahanan nasional indonesia, dalam ketahanan nasional pada dasarnya harus di miliki seperti sifat keuletan, kekuatan nasional, melindungi dalam mempertahankan ketahanan nasional, dan memiliki kemampuan dalam ketahanan nasional.

Ketahanan nasional merupakan suatu bentuk ketangguhan dan kemampuan suatu bangsa untuk menjamin kesejahteraan serta kelangsungan hidupnya. Dalam perkembangan zaman, suatu bangsa pasti akan menghadapi tantangan ataupun hambatan baik dari dalam maupun luar dalam mencapai tujuannya. Maka itu tujuan nasional menjadi pokok pikiran dalam ketahanan nasional agar suatu bangsa memiliki kesiapan dalam menghadapi tantangan dan hambatan tersebut.

Suatu bangsa dapat dikatakan memiliki ketahanan nasional yang baik, dilihat dari kondisi kehidupan bangsa tersebut yakni mencakup aspek politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ketahanan nasional sudah berjalan dengan baik apabila semua aspek tersebut bisa berjalan dengan baik dan seimbang.

Dalam mewujudkan ketahanan nasional, kita tidak perlu mewajibkan diri untuk menjagadi anggota angkatan bersenjata ataupun polisi. Sebagai generasi muda kita bisa mewujudkannya dengan belajar dengan baik, menjadi mahasiswa yang taat pada aturan yang berlaku, juga yang terpenting selalu memiliki semangat perjuangan untuk menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia.  

Tantangan Implementasi Wawasan Nusantara dengan adanya era baru kapitalisme


Sebelumnya saya akan menjelaskan tentang kapitalisme, yaitu suatu paham yang di yakinin bahwa setiap individu memiliki hak untuk memperoleh suatu keuntungan atau laba dari kegiatan ektivitas ekonominya.

Sedangkan kapitalisme di era baru merupakan suatu paham untuk mendapatkan keuntungan dengan cara melakukan kegiatan yang mencakup dengan aspek kehidupan dalam masyarakat, secara individu maupun secara sosialis yang harus dilakukan dengan seimbang agar diera baru kita dapat mempertahankan demokrasi dan HAM didalam kehidupan sehari-hari.

Namun ada beberapa faktor yang mempengaruhi dalam implementasi, berikut adalah tantangan implementasi wawasan nusantara :

1)   Pemberdayaan masyarakat 
                                 
John Naisbit dalam bukunya Global Paradox menyatakan:
negara harus dapat memberikan peran sebesar-besarnya kepada rakyatnya. Pemberdayaan masyarakat dalam arti memberikan peranan dalam bentuk aktivitas dan partisipasi masyarakat untuk mencapai tujuan nasional hanya dapat dilaksanakan oleh negara-negara maju dengan Buttom Up Planning, sedangkan untuk negara berkembang dengan Top Up Planning karena adanya keterbatasan kualitas SDM sehingga diperlukan landasan operasional berupa GBHN. Kondisi nasional yang tidak merata mengakibatkan keterbelakangan dan merupakan ancaman bagi integritas.

2)   Dunia Tanpa Batas

A.   Perkembangan IPTEK mempengaruhi pola pikir, pola sikap dan pola tindak masyarakat dalam aspek kehidupan. Kualitas SDM merupakan tantangan serius dalam menghadapi tantangan global.

B.    Kenichi Omahe dalam bukunya Bordeless Word dan The End of Nation State menyatakan: dalam perkembangan masyarakat global, batas-batas wilayah negara dalam arti geografi dan politik relatif masih tetap, namun kehidupan dalam suatu negara tidak mungkin dapat membatasi kekuatan global yang berupa informasi dan konsumen yang makin individual. Untuk dapat menghadapai kekuatan global suatu negara harus mengurangi peranan pemerintah pusat dan lebih memberikan peranan kepada pemerintah daerah dan masyarakat. Perkembangan IPTEK dan perkembangan masyarakat global dikaitkan dengan dunia tanpa batas dapat merupakan tantangan wawasan nusantara.


3)    Era Baru Kapitalisme :

A.   Sloan dan Zureker dalam bukunya Dictionary of economics menyatakan kapitalisme adalah suatu sitem ekonomi yang didasarkan atas hak milik swasta atas macam-macam barang dan kebebasan individu untuk mengadakan perjanjian dengan pihak lain untuk ikut serta dalam aktivitas-aktivitas ekonomi yang dipilihnya sendiri berdasarkan kepentingan sendiri serta untuk mencapai laba guna diri sendiri. Di era baru kapitalisme, sistem ekonomi untuk mendapatkan keuntungan dengan melakukan aktivitas-aktivitas secara luas dan mencakup semua aspek kehidupan masyarakat sehingga diperlukan strategi baru yaitu adanya keseimbangan.

B.   Lester Thurow dalam bukunya The Future of Capitalism menyatakan: untuk dapat bertahan dalam era baru kapitalisme harus membuat strategi baru yaitu keseimbangan antara paham individu dan paham sosialis. Di era baru kapitalisme, negara-negara kapitalis dalam rangka mempertahankan eksistensinya dibidang ekonomi menekan negara-negara berkembang dengan menggunakan isu-isu global yaitu Demokrasi.

4)    Kesadaran Warga Negara

A.   Pandangan Indonesia tentang Hak dan Kewajiban Manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama. Hak dan kewajiban dapat dibedakan namun, tidak dapat dipisahkan.
B.   Kesadaran bela negara, dalam mengisi kekmerdekaan perjuangan yang dilakukan adalah perjuangan non fisik untuk memerangi keterbelakangan, kemiskinan dan kesenjangan sosial, dsb. Dalam perjuangan non fisik, kesadaran bela negara mengalami penurunan yang tajam dibandingkan pada perjuangan fisik.

Sumber : http://megaesa-bloggerceria.blogspot.com/2012/05/tantangan-implementasi-wawasan.html

KEBERHASILAN IMPLEMENTASI WAWASAN NUSANTARA


Menurut saya, keberhasilan implementasi wawasan nusantara merupakan suatu pembentukkan yang dibuat oleh masyarakat melalui kesadaran sendiri dalam bersikap, berpikir, sehingga bertindak dalam kehidupan sehari-hari baik dalam berbangsa, dan bernegara. Selain itu dalam wawasan nusantara harus memiliki implementasi dalam mempertahankan kehidupannya seperti kegiatan kehidupan ekonomi, sosial budaya, politik, cara pandang dalam pancasila, pembangunan nasional, maupun pendidikan. Dalam hal tersebut kita sebagai warga negara yang baik harus memenuhi kewajiban dan melaksanakan tanggung jawab kita dalam mesikapin implementasi wawasan nusantara. Apabila hal tersebut dapat dilakukan dengan baik maka dapat dikatakan bahwa kita berhasil dalam implementasi wawasan nusantara, apabila implementasi dikatakan berhasil maka kita dapat mewujudkan didalam wawasan nusantara.

KEDUDUKAN , FUNGSI, DAN TUJUAN DARI WAWASAN NUSANTARA


KEDUDUKAN WAWASAN NUSANTARA

materi ini saya dapat dari media internet sehingga saya rangkum sesuai dengan SAP yang telah ditentukan.

Merupakan suatu posisi atau status yang sangat penting dalam wawasan nusantara, yang memiliki tentang ajaran yang diyakini kebenarannya oleh masyarakat untuk mencapai dan mewujudkan tujuan nasional. Maka dalam wawasan nusantara menjadi suatu landasan visional sehingga paradigma nasional memiliki spesifikasi, dalam menyelenggarakan kehidupan nasional.

Dalam wawasan nusantara dapat dilihat secara stratifikasinya :
Ø      Pancasila sebagai falsafah, ideology bangsa dan dasar Negara yang berkedudukan sebagai landasan idiil.
Ø      Dalam UUD 1945 segabai landasan konstitusi Negara, berkedudukan sebagai landasan idiil.
Ø      Wawasan nasional sebagai visi nasional, yang berkedudukan sebagai landasan konsepional.
Ø      Ketahanan nasional sebagai konsepsi nasional, yang berkedudukan sebagai landasan konsepsional.
Ø      GBHN sebagai politik dan strategi nasional yang merupakan kebijaksanaan dalam dasar nasional, berkedudukan sebagai landasan operasional.

Dalam paradigma nasional dibentuk secara structural dan fungsional untuk mewujudkan tujuan dengan mendasarin kehidupan nasional, berbangsa, dan bernegara.

FUNGSI WAWASAN NUSANTARA
Wawasan nusantara yang memiliki fungsi yang sangat penting dalam memberikan pedoman, motivasi, dorongan, memberikan rambu-rambu dalam menentukan segala seuatu kebijakan, keputusan, tindakan dan perbuatan bagi penyelenggaraan kehidupan masyarakat yang berbangsa dan bernegara.

TUJUAN WAWASAN NUSANTARA
Untuk mewujudkan kesatuan dalam aspek kehidupan baik alamiah maupun sosial, yang tujuannya untuk menjunjung tinggi kepentingan nasional, dan kepentingan kawasan untuk membina kesejahteraan,  diseluruh dunia. Hal tersebut dapat membantu kita dalam nasionalisme dikehidupan dengan tujuannya dapat meningkatkan rasa saling menghormati, dan saling memberi semangat dalam berbangsa Indonesia dengan pemahaman dan penghayatan wawasan nusantara.


Sumber :

ASAS, ARAH PANDANG WAWASAN NUSANTARA


ASAS WAWASAN NUSANTARA

Merupakan suatu ketentuan mendasar yang harus dipatuhi, ditaati, dipelihara, dan diciptakan agar dapat terwujud dalam bentuk ketaatan dalam komponen atau unsur pembentukan bangsa indonesia berdasarkan suku atau golongan yang dapat menciptakan suatu kesepakatan bersama. Asas wawasan nusantara terbagi menjadi :


  •  Tujuan yang sama : memiliki suatu tujuan yang sama tanpa adnya suatu paksaan

  •   Keadilan : kesesuaian dalam membagi hasil dengan cara yang adil dan merata

  • Kejujuran :
memiliki suatu keberanian dalam berfikir, bertindak, dan berkata dalam menyampaikan kenyataan (relita) walaupun kenyataan tersebut dapat sangat menyakitkan bagi orang lain maupun bagi diri sendiri


  • Solidaritas :
 memiliki rasa setia kawan, dapat memberi dan rela berkorban demi orang lain tanpa meminta suatu imbalan dari orang lian


  • Kerjasama :
adanya kekompakkan dalam kegiatan yang didasarkan secara hati nurani dalam mencapai tujuan yang diinginkan


  •  Kesetiaan dalam menjalin suatu kesepakatan :
suatu kesetian atau kesepakatan yang dijalanin bersama untuk menciptakan persatuan dan kesatuan dalam kebhineka tunggal ika

Tujuan dalam asas wawasan nusantara untuk menjamin kepentingan dalam nasional didunia yang secara tak tentu selalu berubah-ubah, dan dapat menciptakan kertertiban dunia.

ARAH PANDANG WAWASAN NUSANTARA

Dalam arah pandang wawasan nusantara dibagi menjadi 2, yaitu kedalam dan keluar dalam hal ini di pengaruhi oleh latar belakang budaya, sejarah, kondisi dan konstelasi geografi dengan memperhatikan perkembangan lingkungan.

           1.      Arah pandang wawasan nusantara ke dalam :

Mengandung makna bahwa bangsa indonesia harus peka dan berusaha dalam mencegah dan mengatasi faktor-faktor yang menyebabkan suatu konflik bangsa dan harus dapat memelihara persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan tunggal ika. Dalam arah pandang ke dalam memiliki tujuan mewujudkan suatu persatuan dan kesatuan dalam kehidupan nasional, baik dalam aspek alamiah atau aspek sosial.

           2.      Arah pandang wawasan nusantara ke luar :

Mengandung makna bahwa dalam kehidupan internasional bangsa indonesia harus berusaha dalam menjaga kepentingan nasional untuk semua aspek kehidupan agar dapat menciptakan tujuan nasional yang tertera dalam pembukaan UUD 1945.

Dalam arah pandang keluar memiliki tujuan untuk menjaga dan menjaminnya kepentingan nasional didalam dunia ikut serta dalam melaksanakan ketertiban dunia, yang didasarkan kepada kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial dengan adanya kerjasama dan sikap yang saling menghormati. Dalam hal ini bahwa kehidupan bangsa indonesia harus berusaha untuk mengamankan kepentingan nasionalnya dalam aspek ekonomi, politik, sosial budaya untuk mempertahankan dan menciptakan suatu tujuan nasional yang sesuai dengan pembukaan UUD 1945.

Hakikat Wawasan Nusantara


Judul materi ini menganai wawasan nusantara. Dalam wawasan nusantara terdapat hakikat wawasan nusantara, Menurut saya adalah suatu wawasan yang luas mengenai unsur-unsur nusantara yang tanpa adanya batasan dalam berpikir, bersikap, bertindak, dan memandang didalam lingkup bangsa dan negara indonesia. Dalam wawasan nusantara merupakan bagian yang terpenting dimana kita dapat mengetahui bahwa wawasan nusantara merupakan unsur budaya-budaya yang dimiliki indonesia, karena nusantara merupakan suatu satu kesatuan yang saling menghargai dan menghormati antar sesama dalam nusantara.

Wawasan nusantara dapat berperan aktif dalam membimbing bangsa indonesia dalam menyelenggarakan kehidupan, menjaga, dan mempertahankan kemerdekan, yang membina melalui kesadaran hati dimasyarakat dalam kehidupan bangsa indonesia, untuk mencapai tujuan dan cita-cita itulah yang dimiliki budaya indonesia antar nusantara.

HAM (Hak Asasi Manusia)

HAM merupakan hak yang dimiliki oleh manusia sejak dalam kandungan, dimiliki warga negara, dan dimiliki oleh siapa saja. Yang sifatnya universal dan tercantum dalam UUD  yang sesuai dengan pasal pasal 27 ayat 1, pasal 28, pasal 29 ayat 2, pasal 30 ayat 1, dan pasal 31 ayat 1. Ham harus ada dalam setiap negara karena ham merupakan yang sifatnya melindungi manusia dari suatu ancaman dari pihak eksternal seperti, hukum yang diperlakukan tidak adil dan tidak manusiawi.
                Pembagian HAM yang diakui oleh dunia adalah :
Hak asasi pribadi
Hak asasi politik
Hak asasi hukum
Hak asasi Ekonomi
Hak Asasi Peradilan
Hak asasi sosial budaya
Oleh karena itu ham sangat penting bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari untuk memperoleh hidup yang layak didunia, dan ham tidak dapat diganti dengan materi karena ham bagian yang harus dipenuhi oleh setiap manusia tanpa harus ada pihak yang memaksa atau dipaksa. Di indonesia terdapat  organisasi yang mengurus dan mengatasi permasalahan tentang HAM yaitu Komnas HAM, yang dapat membantu masyarakat dalam mempertahankan ham yang seharusnya dimiliki oleh setiap manusia. Apabila seseorang melanggar atau sifatnya bertentangan dengan ham maka ia dinyatakan melanggar hukum yang ada, karena ia telah membatasi seseorang untuk mendapatkan kehidupan yang layak. Maka ham sangatlah penting bagi seluruh dunia apabila ham terjaga maka kehidupan yang layak dan aman akan tercapai. 



Sumber :
http://organisasi.org/pengertian_macam_dan_jenis_hak_asasi_manusia_ham_yang_berlaku_umum_global_pelajaran_ilmu_ppkn_pmp_indonesia

Sistem pemerintahan negara dan perkembangan pendidikan


  
Sistem pemerintahan negara merupakan suatu bentuk yang formal yang bersifat absolut yang merupakan bagian dari peraturan pemerintahan, hal tersebut dibuat agar sistem pemerintahan didalam negara stabil dalam mengelola perekonomian, menjaga kekuatan politik, menjaga keamanan dan stabilitas masyarakat yang wajib untuk membantu pemerintah dalam mempertahankan sistem pemerintahan agar suatu negara tidak terombang-ambing oleh negara lain.

Perkembangan pendidikan merupakan suatu upaya pemerintah untuk mewujudkan generasi muda-mudi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang diperoleh dalam sekolah yang sesuai kurikulum yang telah ditentukan, pada dasarkan hal pendidikan tersebut dibuat agar para muda-mudi diindonesia dapat lebih luas dalam berwawasan secara nasional atau internasional. Perkembangan pendidikan pada zaman dulu hanya di peruntukan oleh seorang anak yang memiliki orang tua yang berkerja menajadi pegawai sipil atau seorang yang memiliki jabatan yang lebih tinggi yang dimana anak tersebut dapat melanjutkan pendidikan sampai perguruan tinggi. Namun berjalannya waktu pola pendidikan tersebut diubah karena tidak sesuai dengan UUD dan HAM, yang dimana semua masyarakat seharusnya mendapatkan pendidikan yang layak yang sama rata. Sehingga pendidikan itu sangat penting bagi negara yang harus mencerdaskan bangsa dan negaranya melalui pendidikan. Pemerintah melakukan hal tersebut agar masyarakat indonesia dapat mencapai tujuan dan cita-cita sesuai dengan harapan. 

Hak dan Kewajiban kewarganegaraan


Menurut saya hak merupakan bagian yang terpenting di dalam diri manusia untuk mempertahankan atau suatu bagian dari kuasa yang diharapkan oleh setiap orang tanpa adanya campur tangan dari pihak lain.Sedangkan kewajiban merupakan bagian dari kebutuhan seseorang yang harus dilaksanakan secara teratur dalam kehidupan sehari-hari dengan sikap dan tanggung jawab sebagai warga negara indonesia, maka hak dan kewajiban haruslah dilakukan secara seimbang agar dapat meningkatkan kehidupan yang aman dan sejahtera.

Sebagai warga negara yang demokrasi kita harus melaksanakan hak dan kewajiban sesuai dengan tempat dan posisi yang telah ditentukan.Contohnya pemerintah atau pejabat negara haruslah melakukan hak dan kewajibannya sesuai dengan posisi pekerjaannya yang dimana harus meningkatkan kehidupan yang layak bagi masyarakatnya seperti sejahteraan sosial, ekonomi, pendidikan, dan lain-lain sesuai dengan hukum yang berlaku bagi indonesia.

hak dan kewajiban sebagai warga negara harus mengetahui bahwa hak dan kewajiban harus diperoleh sesuai dengan yang tertuang pada pasal 28 UUD 1945, dimana setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban sebagai berikut :
Hak kewarganegaraan :
  •     Hak untuk memperoleh kehidupan dan pekerjaan yang layak
  •     Hak untuk mempertahankan kehidupan
  •     Hak untuk meningkatkan kelasngsungan hidup, tumbuh, dan berkembang
  •   Hak untuk membentuk keluarga atas perkawinan yang sah dan memeiliki keturunan
  •   Hak untuk memperoleh kebutuahan yang mendasar seperti pendidikan yang layak, seni, budaya dan teknologi
  •     Hak untuk memperoleh HAM
  •   Hak untuk mendapatkan jaminan, perlindungan dan keadilan dalam bentuk hukum

Kewajiban kewarganegaraan :
  • Wajib mentaati peraturan hukum dan pemerintah
  • Wajib untuk menghormati HAM orang lain
  • Wajib untuk membela negara
  •  Wajib dan taat terhadap UUD yang telah ditentukan
  • Wajib membayar pajak


Demokrasi




Menurut saya, Demokrasi merupakan suatu hak yang harus di miliki oleh setiap warga negara Indonesia dalam sistem politik, ekonomi maupun pendidikan yang merupakan suatu hak untuk menyampaikan pendapat atau suara dalam penyelesaian permasalahan yang terjadi baik secara formal maupun non-formal. Karena demokrasi merupakan pemerintahan politik yang kekuasan tertinggi ada di tangan rakyat. Maka rakyat juga bisa turut menyampaikan suaranya dalam pengambilan keputusan sesuai dengan hukum yang berlaku guna tercapainya keamanan dan ketertiban bersama.

Di indonesia telah menerapkan sistem tersebut, karena indonesia merupakan negara yang demokrasi, contohnya kegiatan pemilu (pemilihan presiden dan wakil presiden) yang kekuasaannya berada di tangan rakyat, yang setiap warga negara indonesia memiliki hak untuk memilih presiden sesuai keinginan diri sendiri tanpa dipaksa dan memaksa. Karena kekuasaan berada di tangan rakyat “pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”. Yang hal tersebut dilakukan secara terbuka, jelas, dan bebas, sehingga indonesia memiliki ciri yang khas dalam pemerintahan yang demokrasi.