BILA
MALAM BERTAMBAH MALAM
KARYA
PUTU WIJAYA
Disusun Oleh:
NOVY ROSEYANTI
NOVY ROSEYANTI
CINTA DAN
KEANGKUHAN MANUSIA
Latar : Di Tabanan, Bali
Tokoh dan Watak
1. Gusti Biang : Pemarah, Sombong dan Egois
2. Wayan :
Baik Hati, Lucu dan Setia
3. Nyoman : Baik hati, Sabar dan Setia
4. Ratu ngurah : Baik, Bijaksana, Rendah
hati dan Setia
Cerita
Di Tabanan Bali,
Gusti Biang adalah janda almarhum I
Gusti Rai seorang bangsawan yang dulu sangat dihormati karena dianggap pahlawan
kemerdekaan.Gusti Biang hanya tinggal bersama dengan Wayan,seorang lelaki tua
yang merupakan kawan seperjuangan I Gusti Ngurah Rai dan Nyoman Niti seorang
gadis desa yang selama kurang lebih 18 tahun tinggal di puri itu.Sementara
putra semata wayangnya Ratu Ngurah telah lima tahun meninggalkannya karena ia
sedang menuntut ilmu di jawa.
Sikap Gusti Biang yang masih ingin
mempertahankan tatanan lama yang menjerat manusia berdasarkan kasta,membuat ia
sombong dan memandang rendah orang lain.
Nyoman Niti yang selalu setia melayani Gusti Biang,haru rela
menelan pil pahit akibat sikap Gusti Biang yang menginjak-injak harga
dirinya.Telah lama Nyoman Niti ingin
meninggalkan puri itu karena
ia sudah tdak sanggup menahan radang kemarahan terhadap Gusti Biang.Namun
Nyoman selalu urung manakala Wayan yang selalu baik dan menghiburnya
membujuknya untuk bersabar dan tetap setia menjaga Gusti Biang demi cintanya
pada Ratu Ngurah.
Nyoman Niti tak kuasa lagi menahan
emosi yang bertahun-tahun ia pendam manakala Gusti Biang benar-banar
menindasnya. Gusti Biang menuduh Nyoman akan meracuninya dengan obat-obatan
yang Nyoman berikan. Bahkan Gusti Biang tidak segan-segan memukul Nyoman dengan
tongkat gadingnya.
menimpa ia dan Gusti Biang terulang
lagi. Wayan juga Akhirnya Nyoman Niti pun bergegas meninggalkan puri itu. Wayan
pun tak mampu menahan kepergiannya. Tapi alangkah terkejutnya Nyoman ketika
Gusti Biang membacakan biaya yang dikeluarkannya membiayai Nyoman selama kurang
lebih 18 tahun. Nyomn tidak menyangka Gusti Biang setega itu akhirnya Nyoman
pergi dengan berurai air mata dalam suasana malam yang sunyi.
wayan pun menyuruh Ngurah pergi
mengejar cintanya yaitu Nyoman Niti. Wayan tidak ingin kejadian yang menasehati
Gusti Biang agar merestui hubungan putranya dengan Nyoman. Ia juga mengingatkan
cinta yang tak samapi antara dirinya dan gusti Biang hanya perbedaan kasta yang
membuat kduanya begitu menderita akhirnya Gusti Biang yang bernama asli Sagung
Mirah merestui hubungan Ratu Ngurah dan Nyoman.
Amanat :
SETIAP ORANG HARUS MENGHARGAI SATU
SAMA LAIN TANPA MEMBEDAKAN KASTA ATAU DERAJAT